Hingga Rabu siang 4 Oktober
2017 saya masih bisa bernafas tenang (yuhuuu nggak ada tugas blog nih
kayaknya..hahaha)..Alhamdulillah..Apalagi di hari tersebut di Kampus Bisnis
Umar Usman kita kedatangan 4 orang hebat langsung..MasyaAllah dah pokoknya. Ada Mr. Ahmad Adriansyah, Mr. Afdal Aliansyah, Mas Ippho Santosa, dan Mas Ardi Gunawan.
Sampai semua itu berubah,
ketika Mr. Fey menyampaikan bahwa Mr. Wendi Abdillah membagikan dvd-nya kepada
masing-masing kelompok dan.....kemudian menugaskan kami untuk membuat review di blog
pribadi dan power point sebagai tugas kelompok dari dvd tersebut. WOW..Oh Oke (stay cool!)..dan
rencana-rencana yang sudah tersusun-pun
otomatis berubah. Karena ada tugas dadakan yang tidak bisa langsung kami
kerjakan baik di rumah ataupun dikosan, yaa namanya tugas blog-nya dari nonton dvd yaa harus nonton dulu-lah.
Kebetulan Rabu itu dvd-nya
saya yang simpan (setiap kelompok satu dvd), malam-nya kok yaa berasa insomnia-nya..bingung dan merasa ada
di titik bodoh sebagai seorang manusia yang ngakunya sih pengen jadi pengusaha
(huhuhu jadi malu ini saya-nya). Kenapa? Karena pekan depan kita harus setoran
profit minimal Rp 50.000,-. Nominal yang…nggak gede sih sebenernya, bahkan
kalau missal dibawa ke mall yaa klo buat makan dapatnya menu paling murah itu mah,
tapi kalau buat sedekah kok masih berasa susah yaa..astaghfirullah..istighfar
para pembaca dan saya sendiri utamanya (hiks).
Karena malam-nya nggak bisa tidur,
akhirnya saya nonton dvd-nya duluan deh..hehe peace kawan-kawan..tapi kan saya
tetap bantu rekap dan share materi-materi penting yang Mr. Wendi Abdillah
sampaikan di dvd-nya, yaa gak tuntas juga sih nge-rekap-nya karena juga
ternyata mulai mengantuk. Dan sebelum akhirnya tertidur saya berusaha menaruh
suggesti positif ke alam bawah sadar saya bahwa saya bisa dapatkan profit
minimal tersebut (Hmmm mulai menarik, ada yang sedikit adem-adem gitulah ba’da
nonton). Wihh terasa PD-nya yaa..tapi bagaimana caranya??? Haha saya juga belum
tau..zzzz....
Hmmm…nggak belum tau juga sih
sebenarnya. Lebih tepat-nya saya butuh tenaga ekstra dan power
lebih-lebih-dan-lebih dibanding teman-teman lainnya. Saya coba hubungi teman
saya yang memang dia dan suaminya sudah biasa menjalankan aktivitas bisnis.
Kebetulan saat ini dia jadi reseller buku-nya bunda ‘Asma Nadia yang
mengisahkan tentang kehidupan mentor kami juga kang Dewa Eka Prayoga yang berjudul
“Bidadari untuk dewa”. Dia juga nawarin untuk bawa saja hijab dan baju yang ada
di rumahnya untuk dijualkan (system konsinyasi) dan sebagai reseller dari
produk pizza mini-nya. Tapi kok yaa tetep bingung mo ngapain..haha parah
abisss…
By the way Blog kali ini
sebenarnya memang ditujukan untuk me-review materi Hypnoselling yang ada di dvd
Mr. Wendi Abdillah, hanya saja karena saya orangnya ramah, pendiam, pemalu,
baik hati, rajin menabung, dan tidak sombong, jadilah preambule-nya sendiri hampir
1 halaman. Tadinya sih mau lebih, atuhlah tapi nanti malah yang intinya jadi
tak tersampaikan. Hehehe Ok, let’s read i t!!! Say Basmalah…Bismillahirrahmaanirrahiim...
HYPNOSELLING
Apa sih Hypnoselling itu?
Jawab:
Hypnoselling adalah salah satu teknik komunikasi yang bertujuan untuk mempengaruhi
klien atau customer yang awalnya tidak ingin beli jadi kepikiran ingin beli dan
yang sudah kepikiran ingin beli jadi menyegerakan diri untuk membeli.
Pikiran manusia terbagi menjadi dua, yakni:
Pikiran sadar; adalah sesuatu yang kita ketahui (besarnya antara 12-40%)
dan Pikiran bawah sadar; adalah
sesuatu yang kita yakini (besarnya antara 60-88%). Artinya, pikiran bawah sadar
memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan kita.
Klasifikasi gelombang otak manusia:
Gelombang Beta
Gelombang Beta fokusnya terbagi banyak bisa 7-8 fokus, yakni seandainya anda
sedang berada di suatu tempat tapi anda masih kepikiran dengan AC yang begitu
dingin, anda masih kepikiran dengan pekerjaan anda di rumah yang belum selesai, anda masih mampu mendengarkan suara orang yang berbicara di sekitar anda, foKus
anda juga terbagi ke acara TV yang anda tonton, dalam kondisi ini tingkat fokus
anda sangat kecil, oleh karena itu ketika anda sedang ketemu customer yang
sedang berada di gelombang Beta
tugas anda adalah mempersempit ruang lingkup fokusnya. Maka dari itu bawalah
dia ke gelombang Alpha ataupun Theta.
Gelombang Alpha
Gelombang
Alpha fokusnya hanya sekitar 2-3
fokus saja. Contoh ketika anda sedang mengerjakan tugas, anda tau ada orang
berlalu-lalang di sekitar anda, tetapi anda nggak ‘ngeh, anda tau ada AC yang
dingin, tapi anda nggak ‘ngeh akan hal itu, anda mungkin merasakan perut anda
yang lapar tapi nggak ‘ngeh jadi nggak kepikiran. So, tugas anda adalah membuat
customer anda yang pada awalnya berada di gelombang Beta perlahan-lahan masuk ke gelombang Alpha sehingga fokusnya menjadi terpusat dan kita mampu meberikan
suggesti yang langsung mengena ke pikiran bawah sadarnya.
Gelombang Theta
Nahh..kalau gelombang ini lebih
fokus lagi, dia hanya fokus dalam satu hal, walau dalam keadaan mata terbuka
dan tertutup ataupun tertidur. Jadi, ketika anda tertidur dan bermimpi,
mimpinya baik ataupun buruk artinya anda sedang berada di gelombang Theta. Nah gelombang Theta ini adalah gelombang hypnosis
yang kita sebut kondisi ini adalah kondisi Trance.
Dalam kondisi Trance ataupun dalam
kondisi hypnosis seseorang akan benar-benar fokus ke satu titik, sehingga dia
akan dapat melakukan apapun yang menjadi suggesti. Contoh sederhana ketika di
bioskop anda menonton film yang sangat sedih, anda menangis terisak-isak
artinya anda sudah mulai fokus pada tontonannya, anda sudah mulai terhypnosis.
So, tugas anda adalah membawa kondisi klien ke gelombang otak Alpha ataupun Theta, asal jangan sampai ke Delta.
Gelombang Delta
Gelombang
Delta itu fokusnya Nol (0) artinya tidak fokus kemanapun. Mungkin anda pernah
tidur dan kemudian tidak mimpi apapun sama sekali, tiba-tiba sudah bangun saja
dan anda tidak ingat tadi mimpi apa. Jika anda pernah mengalaminya berarti anda
saat itu sedang masuk ke gelombang Delta.
LANGKAH-LANGKAH HYPNOSELLING
Kepoin Customer: Sepuluh latar belakang yang harus dikepoin antara lain, jenis kelamin,
kisaran usia, domisili, pekerjaan, satatus perkawinan dan tanggungan, hobi,
penghasilan per bulan, kesehatannya, impiannya, prestasi yang pernah diraihnya.
Do’a, Dhuha, dan Sedekah (Ilmu Langit): Doa (Jadikan do’a sebagai senjata utama untuk
clossing); Dhuha (Memperlancar rezeki dan membuat wajah lebih fresh); Sedekah
(Melipatgandakan rezeki, menyehatkan, menjauhkan dari bala).
Presentasi:
Presentasi:
Kita bisa lakukan dengan
terlebih dahulu mengetahui karakteristik customer, apakah termasuk ke kategori
Auditori, Visual, atau Kinestetik. Perbedaan dari ketiga karakter tersebut bisa
kita ketahui berdasarkan predikat yang sering diucapkannya.
Orang yang sering berkata --berdasarkan
penjelasan anda, seperti yang anda dengar selama ini, seperti yang anda
sampaikan-- termasuk tipe Auditori. Orang yang sering berkata --melihat,
membayangkan, warna, bentuk, jumlah-- termasuk tipe Visual. Sedangkan orang yang
sering berkata --sentuhan, perasaan, halus, kasar-- termasuk tipe kinestetik.
Cara menaklukan karakter akar : 1. Ketika anda janjian bertemu dengannya pastikan anda datang tepat waktu, dengan berpenampilan bersih, dan wangi; 2. Anda harus puji penampilannya; 3. Ketika anda memberikan penawaran, pastikan anda memberikan landasan-landasan teorinya yang dapat diterima oleh logika.
Lebih jauh membahas tentang
karakteristik manusia, bisa dipelajari dan dilakukan tes atau identifikasinya melalui
pohon kepribadian atau yang dikenalkan Mr. Wendi Abdillah dengan nama Personali
Tree ABCD (Akar, Buah, Cabang, Daun). Untuk hal tersebut, saya rasa anda harus
memiliki dvd-nya terlebih dahulu atau bisa mengikuti seminarnya lagsung 😊.
Setelah mengetahui karakter customer,
langkah berikutnya yang harus kita ketahui adalah cara menaklukan masing-masing
karakter tersebut. Karena setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda
tentunya penaklukan karakternya-pun berbeda.
Cara menaklukan karakter akar : 1. Ketika anda janjian bertemu dengannya pastikan anda datang tepat waktu, dengan berpenampilan bersih, dan wangi; 2. Anda harus puji penampilannya; 3. Ketika anda memberikan penawaran, pastikan anda memberikan landasan-landasan teorinya yang dapat diterima oleh logika.
Cara menaklukan karakter buah
: 1. Ketika anda janjian bertemu dengannya, puji dirinya (boleh puji tapi
jangan over); 2. Berikan sesuatu hadiah yang tidak terlihat modusnya; 3. Ajak
dia makan dan buat dia merasa berhutang budi.
Cara menaklukan karakter
cabang : 1. Ketika anda janjian bertemu dengannya, anda harus datang tepat
waktu (ON TIME); 2. To the point (maksimal basa-basi 30''); 3. Langsung berikan
benefit
Cara menaklukan karakter daun
: 1. Ketika anda janjian bertemu dengannya, puji kebaikan hatinya; 2. Fokuskan
penawaran yang memberikan manfaat kepada orang yang disayanginya.
Hal selanjutnya yang tak kalah
penting yakni Teknik Closing..hmmm
tapi maaf saya tidak bisa bahas disini, silahkan para pembaca bisa tonton dvd videonya atau langsung ikuti seminar Mr. Wendi Abdillah agar lebih terasa
gregetnya 😉.
Setelah teknik closing
dikuasai baru kemudian yang harus dikuasai adalah Teknik Follow Up yang terdiri dari Follow up professional dan
juga follow up manual, masing-masing nya memiliki kelebihan dan peruntukannya
tersendiri.
Teknik selanjutnya adalah Teknik Evaluasi, Upayakan selalu
mengevaluasi kinerja hypnosellingnya, coba di pelajari mana yang kurang, mana
yang lebih, dan mana yang lebih butuh perhatian lebih lanjut lagi dalam teknik
hypnosellingnya.
Dan hal yang terakhir adalah
mengenai Belajar dari Mitra Terbaik.
Ketika kita ingin berbisnis baiknya kita bermitra dengan orang lain, bermitra
dalam artian tidak harus kita jadi bagian dari bisnis orang tersebut, belum
tentu. Tapi bermitra kita bisa dibantu daari orang-orang di sekitar kita.
Terakhir sebelum berakhir..
Keep Istiqomah..Stay Classy..and Don't forget to closing :)
Terakhir sebelum berakhir..
Keep Istiqomah..Stay Classy..and Don't forget to closing :)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar