Jumat, 06 Oktober 2017

Ruang Hati (IV)


Ketika emosi kalahkan logika
Membenci sekaligus merindu

Ketika waktu beranjak maju
Menari sekaligus merana

Tidakkah ada dipertanyakan?
Ataukah ingin tahu keadaan?
Akankah aman jika hanya diam?

Yaa..diam..sama terdiam..
Mungkin ini lebih baik..
Yaa..diam..sama-sama...
DIAM

coretananissandi
       ~071017~

Kamis, 05 Oktober 2017

HYPNOSELLING

Hingga Rabu siang 4 Oktober 2017 saya masih bisa bernafas tenang (yuhuuu nggak ada tugas blog nih kayaknya..hahaha)..Alhamdulillah..Apalagi di hari tersebut di Kampus Bisnis Umar Usman kita kedatangan 4 orang hebat langsung..MasyaAllah dah pokoknya. Ada Mr. Ahmad Adriansyah, Mr. Afdal Aliansyah, Mas Ippho Santosa, dan Mas Ardi Gunawan.

Sampai semua itu berubah, ketika Mr. Fey menyampaikan bahwa Mr. Wendi Abdillah membagikan dvd-nya kepada masing-masing kelompok dan.....kemudian menugaskan kami untuk membuat review di blog pribadi dan power point sebagai tugas kelompok dari dvd tersebut. WOW..Oh Oke (stay cool!)..dan rencana-rencana yang sudah tersusun-pun  otomatis berubah. Karena ada tugas dadakan yang tidak bisa langsung kami kerjakan baik di rumah ataupun dikosan, yaa namanya tugas blog-nya dari nonton dvd yaa harus nonton dulu-lah.

Kebetulan Rabu itu dvd-nya saya yang simpan (setiap kelompok satu dvd), malam-nya kok yaa berasa insomnia-nya..bingung dan merasa ada di titik bodoh sebagai seorang manusia yang ngakunya sih pengen jadi pengusaha (huhuhu jadi malu ini saya-nya). Kenapa? Karena pekan depan kita harus setoran profit minimal Rp 50.000,-. Nominal yang…nggak gede sih sebenernya, bahkan kalau missal dibawa ke mall yaa klo buat makan dapatnya menu paling murah itu mah, tapi kalau buat sedekah kok masih berasa susah yaa..astaghfirullah..istighfar para pembaca dan saya sendiri utamanya (hiks).

Karena malam-nya nggak bisa tidur, akhirnya saya nonton dvd-nya duluan deh..hehe peace kawan-kawan..tapi kan saya tetap bantu rekap dan share materi-materi penting yang Mr. Wendi Abdillah sampaikan di dvd-nya, yaa gak tuntas juga sih nge-rekap-nya karena juga ternyata mulai mengantuk. Dan sebelum akhirnya tertidur saya berusaha menaruh suggesti positif ke alam bawah sadar saya bahwa saya bisa dapatkan profit minimal tersebut (Hmmm mulai menarik, ada yang sedikit adem-adem gitulah ba’da nonton). Wihh terasa PD-nya yaa..tapi bagaimana caranya??? Haha saya juga belum tau..zzzz....

Hmmm…nggak belum tau juga sih sebenarnya. Lebih tepat-nya saya butuh tenaga ekstra dan power lebih-lebih-dan-lebih dibanding teman-teman lainnya. Saya coba hubungi teman saya yang memang dia dan suaminya sudah biasa menjalankan aktivitas bisnis. Kebetulan saat ini dia jadi reseller buku-nya bunda ‘Asma Nadia yang mengisahkan tentang kehidupan mentor kami juga kang Dewa Eka Prayoga yang berjudul “Bidadari untuk dewa”. Dia juga nawarin untuk bawa saja hijab dan baju yang ada di rumahnya untuk dijualkan (system konsinyasi) dan sebagai reseller dari produk pizza mini-nya. Tapi kok yaa tetep bingung mo ngapain..haha parah abisss…



Sampai akhirnya setelah nonton dvd bersama teman-teman kelompok di pagi-sore hari 5 Oktober 2017, malamnya ada teman yang chat (kebetulan teman UU juga). Dia nanya-nanya dong yaa perihal buku tersebut (kebetulan malam sebelumnya saya sempat posting promo PO buku-nya). Dan Alhamdulillah langsung closing 2 buah buku…Huwaa itu tuh rasanya terharu badaiiii terharu sangat sayanya..hahaha. Setelah itu langsung dong saya praktekan ilmu Hypnosellingnya Mr. Wendi dan alhamdulillah dapat 2 closingan lagi semoga yang berikutnya menyusul. Soalnya masih belum ke tutup ini profit Rp 50.000,- nya hahaha.

By the way Blog kali ini sebenarnya memang ditujukan untuk me-review materi Hypnoselling yang ada di dvd Mr. Wendi Abdillah, hanya saja karena saya orangnya ramah, pendiam, pemalu, baik hati, rajin menabung, dan tidak sombong, jadilah preambule-nya sendiri hampir 1 halaman. Tadinya sih mau lebih, atuhlah tapi nanti malah yang intinya jadi tak tersampaikan. Hehehe  Ok, let’s read i t!!! Say Basmalah…Bismillahirrahmaanirrahiim...

HYPNOSELLING

Apa sih Hypnoselling itu?
Jawab: Hypnoselling adalah salah satu teknik komunikasi yang bertujuan untuk mempengaruhi klien atau customer yang awalnya tidak ingin beli jadi kepikiran ingin beli dan yang sudah kepikiran ingin beli jadi menyegerakan diri untuk membeli.

Pikiran manusia terbagi menjadi dua, yakni:
Pikiran sadar; adalah sesuatu yang kita ketahui (besarnya antara 12-40%) dan Pikiran bawah sadar; adalah sesuatu yang kita yakini (besarnya antara 60-88%). Artinya, pikiran bawah sadar memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan kita.

Klasifikasi gelombang otak manusia:
Beta (30-14Hz); Alpha (13,9-8Hz); Theta (7,9-4Hz); Delta (3,9-0,1Hz)



Gelombang Beta
Gelombang Beta fokusnya terbagi banyak bisa 7-8 fokus, yakni seandainya anda sedang berada di suatu tempat tapi anda masih kepikiran dengan AC yang begitu dingin, anda masih kepikiran dengan pekerjaan anda di rumah yang belum selesai, anda masih mampu mendengarkan suara orang yang berbicara di sekitar anda, foKus anda juga terbagi ke acara TV yang anda tonton, dalam kondisi ini tingkat fokus anda sangat kecil, oleh karena itu ketika anda sedang ketemu customer yang sedang berada di gelombang Beta tugas anda adalah mempersempit ruang lingkup fokusnya. Maka dari itu bawalah dia ke gelombang Alpha ataupun Theta.

Gelombang Alpha
Gelombang Alpha fokusnya hanya sekitar 2-3 fokus saja. Contoh ketika anda sedang mengerjakan tugas, anda tau ada orang berlalu-lalang di sekitar anda, tetapi anda nggak ‘ngeh, anda tau ada AC yang dingin, tapi anda nggak ‘ngeh akan hal itu, anda mungkin merasakan perut anda yang lapar tapi nggak ‘ngeh jadi nggak kepikiran. So, tugas anda adalah membuat customer anda yang pada awalnya berada di gelombang Beta perlahan-lahan masuk ke gelombang Alpha sehingga fokusnya menjadi terpusat dan kita mampu meberikan suggesti yang langsung mengena ke pikiran bawah sadarnya.

Gelombang Theta
Nahh..kalau gelombang ini lebih fokus lagi, dia hanya fokus dalam satu hal, walau dalam keadaan mata terbuka dan tertutup ataupun tertidur. Jadi, ketika anda tertidur dan bermimpi, mimpinya baik ataupun buruk artinya anda sedang berada di gelombang Theta. Nah gelombang Theta ini adalah gelombang hypnosis yang kita sebut kondisi ini adalah kondisi Trance. Dalam kondisi Trance ataupun dalam kondisi hypnosis seseorang akan benar-benar fokus ke satu titik, sehingga dia akan dapat melakukan apapun yang menjadi suggesti. Contoh sederhana ketika di bioskop anda menonton film yang sangat sedih, anda menangis terisak-isak artinya anda sudah mulai fokus pada tontonannya, anda sudah mulai terhypnosis. So, tugas anda adalah membawa kondisi klien ke gelombang otak Alpha ataupun Theta, asal jangan sampai ke Delta.

Gelombang Delta
Gelombang Delta itu fokusnya Nol (0) artinya tidak fokus kemanapun. Mungkin anda pernah tidur dan kemudian tidak mimpi apapun sama sekali, tiba-tiba sudah bangun saja dan anda tidak ingat tadi mimpi apa. Jika anda pernah mengalaminya berarti anda saat itu sedang masuk ke gelombang Delta.


LANGKAH-LANGKAH HYPNOSELLING

Kepoin Customer: Sepuluh latar belakang yang harus dikepoin antara lain, jenis kelamin, kisaran usia, domisili, pekerjaan, satatus perkawinan dan tanggungan, hobi, penghasilan per bulan, kesehatannya, impiannya, prestasi yang pernah diraihnya.

Do’a, Dhuha, dan Sedekah (Ilmu Langit): Doa (Jadikan do’a sebagai senjata utama untuk clossing); Dhuha (Memperlancar rezeki dan membuat wajah lebih fresh); Sedekah (Melipatgandakan rezeki, menyehatkan, menjauhkan dari bala).



Presentasi:
Kita bisa lakukan dengan terlebih dahulu mengetahui karakteristik customer, apakah termasuk ke kategori Auditori, Visual, atau Kinestetik. Perbedaan dari ketiga karakter tersebut bisa kita ketahui berdasarkan predikat yang sering diucapkannya.


Orang yang sering berkata --berdasarkan penjelasan anda, seperti yang anda dengar selama ini, seperti yang anda sampaikan-- termasuk tipe Auditori. Orang yang sering berkata --melihat, membayangkan, warna, bentuk, jumlah-- termasuk tipe Visual. Sedangkan orang yang sering berkata --sentuhan, perasaan, halus, kasar-- termasuk tipe kinestetik.


Lebih jauh membahas tentang karakteristik manusia, bisa dipelajari dan dilakukan tes atau identifikasinya melalui pohon kepribadian atau yang dikenalkan Mr. Wendi Abdillah dengan nama Personali Tree ABCD (Akar, Buah, Cabang, Daun). Untuk hal tersebut, saya rasa anda harus memiliki dvd-nya terlebih dahulu atau bisa mengikuti seminarnya lagsung 😊.

Setelah mengetahui karakter customer, langkah berikutnya yang harus kita ketahui adalah cara menaklukan masing-masing karakter tersebut. Karena setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda tentunya penaklukan karakternya-pun berbeda.



Cara menaklukan karakter akar : 1. Ketika anda janjian bertemu dengannya pastikan anda datang tepat waktu, dengan berpenampilan bersih, dan wangi; 2. Anda harus puji penampilannya; 3. Ketika anda memberikan penawaran, pastikan anda memberikan landasan-landasan teorinya yang dapat diterima oleh logika.

Cara menaklukan karakter buah : 1. Ketika anda janjian bertemu dengannya, puji dirinya (boleh puji tapi jangan over); 2. Berikan sesuatu hadiah yang tidak terlihat modusnya; 3. Ajak dia makan dan buat dia merasa berhutang budi.

Cara menaklukan karakter cabang : 1. Ketika anda janjian bertemu dengannya, anda harus datang tepat waktu (ON TIME); 2. To the point (maksimal basa-basi 30''); 3. Langsung berikan benefit


Cara menaklukan karakter daun : 1. Ketika anda janjian bertemu dengannya, puji kebaikan hatinya; 2. Fokuskan penawaran yang memberikan manfaat kepada orang yang disayanginya.



Hal selanjutnya yang tak kalah penting yakni Teknik Closing..hmmm tapi maaf saya tidak bisa bahas disini, silahkan para pembaca bisa tonton dvd videonya atau langsung ikuti seminar Mr. Wendi Abdillah agar lebih terasa gregetnya 😉.

Setelah teknik closing dikuasai baru kemudian yang harus dikuasai adalah Teknik Follow Up yang terdiri dari Follow up professional dan juga follow up manual, masing-masing nya memiliki kelebihan dan peruntukannya tersendiri.

Teknik selanjutnya adalah Teknik Evaluasi, Upayakan selalu mengevaluasi kinerja hypnosellingnya, coba di pelajari mana yang kurang, mana yang lebih, dan mana yang lebih butuh perhatian lebih lanjut lagi dalam teknik hypnosellingnya.


Dan hal yang terakhir adalah mengenai Belajar dari Mitra Terbaik. Ketika kita ingin berbisnis baiknya kita bermitra dengan orang lain, bermitra dalam artian tidak harus kita jadi bagian dari bisnis orang tersebut, belum tentu. Tapi bermitra kita bisa dibantu daari orang-orang di sekitar kita.

Terakhir sebelum berakhir..
Keep Istiqomah..Stay Classy..and Don't forget to closing :)

Minggu, 01 Oktober 2017

Personal (III)

Kamu tau kan bahwa hidup adalah pilihan?
Aku pikir tadinya dengan mengambil amanah ini, amanah yang lain tetap bisa ku jalankan secara profesional
Tapi kau tau kawan.. kenyataan tak selalu indah dengan harapan
Ketika yang ada justru saling berbenturan

Aku tau kalian kecewa
Ahh andaikan kalian tau aku pun sedang menata diri
Menemukan jalan terbaik agar tak ada yang terzhalimi
Bisakah beri ku sedikit waktu
Yaa sedikit waktu
Karena ku-pun tahu tak mungkin kubiarkannya berlarut

coretananissandi
       ~021017~

Jumat, 29 September 2017



Dismenor hari pertama itu rasanya koq selalu sesuatu yaa, melankolis utamanya. Sisi lain diri yang tak jarang coba disembunyikan meski tak jarang juga khilafnya. Kenapa? Karena klo melankolis itu identiknya dengan sifat manja dan cengeng. Sementara aku? Yaa enggaklah (insyaallah).

Bawaannya baper dan seharian pengen nulis untuk luapkan emosi, nulis sih nulis..harusnya nulis blog tugas kampus. Tapi yaa itu, malah bingung mo nulis apa. Pakai acara tiba-tiba amnesia segala, sampai nge-japri temen rundown 3 hari ngapain aja. Asli parah sampai segitunya.

Kalau udah dismenor rasanya kaya nggak jadi diri sendiri, seolah kaya ada orang lain yang mengendalikan diri, bawaannya males dan guling-gulingan. Nggak nafsu makan tapi pengen ngemil karena khawatir zalim sama diri sendiri.

Tapi terkadang ini jadi ajang muhasabah diri, merenung..apa saja yang sudah dilakukan selama satu bulan terakhir, adakah manfaat tercipta? Atau mudharat yang merajalela?

coretananissandi
       ~290917~

Personal (II)



Era teknologi..
Eranya yg jauh mendekat..
Dan yang dekat menjauh..

011017
Setelah ratusan purnama berlalu
Memutuskan 'tuk kembali menjauh

Bukan 'tuk memutuskan yang terhubung
Melainkan menciptakan hangatnya kerinduan

Berkumpul memang selalu menyenangkan
Tapi sejenak berpisah semoga tak jadi masalah

Ada banyak amanah yang harus ditinggal
Tapi banyak pula amanah yang harus dikejar

Sungguh-pun tak ingin ada di fase ini
Jika saja aku..bisa memilih..

coretananissandi
       ~290917~

UU Camp Batch #5 Kampus Bisnis Umar Usman

25 September 2017

Alarm 03:30 wib seperti biasa berbunyi, saya yang sedang menginap di kosan Boss Ayu langsung bangun, tahajud, sahur, mandi, subuh dan bersiap menuju kampus. Sebelum sampai di kampus Boss Ayu minta mampir di warung untuk beli obat magh persiapan jika hal yang tidak diinginkan terjadi. Tiba di Kampus rupanya teman-teman sudah banyak yang hadir dan baris perkelompok di lapangan.

Setelah registrasi di lantai satu saya bergegas menuju lantai dua mengambil travel bag yang kemarin malam sengaja ditinggal di kampus. Kemudian masuk ke dalam barisan kelompok Umar ‘40. Saat tengah menghitung jumlah anggota kelompok, Boss Ilham infokan bahwa kelompok Umar ’40 sudah lengkap..hmmm tapi entahlah rasanya belum semua. Sampai akhirnya benar saja Boss Ihsan belum berada di dalam barisan dan baru tiba di injury time. Alhamdulillah kelompok Umar ’40 lengkap akhirnya dan kami langsung menuju tronton milik TNI-AD yang baru saja tiba di jalanan depan Kampus.


Jujur saya memiliki ekspektasi yang cukup tinggi mengikuti UU Camp ini, meski pada akhirnya..yaaa….alhamdulillah semua kembali dengan sehat dan selamat..Insyaallah ðŸ˜Š. Terlalu akrabnya dengan dunia militer, outbond, pecinta alam dan organisasi (dahulu kala maksudnya) wajar saja kalau saya harapkan suatu yang lebih. Apalagi memang tahun lalu keiatannya (batch #4) adalah Military Camp-kan (setahu saya)? Hehe peace ahhh. Tapi sehebat apapun rencana A tak jarang akan berubah menjadi rencana B atau bahkan C. Dan untuk saat ini saya rasanya lebih suka mengamati ketimbang terjun dalam barisan..hmmm mungkin karena masanya sudah lewat yaa…dulu…dulu banget…. Eaaaa. Satu hal paling berkesan yang tak terlupa bagi saya adalah saat Business Camp di hari ke-3. Saya menyebutnya Unforgettable Moment.

Ternyata kami tiba di lokasi Villa Permata jauuuuhhh lebih awal dari estimasi yang ada di rundown kegiatan (better-lah than late, isn’t right?). Dan karena terlalu awalnya datang sepertinya segala sesuatunya masih belum siap secara sempurna untuk menyambut kedatangan kami..uhuyy. Kami-pun lalu diminta memasuki villa sesuai list nama yang tertera di depan kamar.



Rules­-pun mulai diberlakukan, kami dibariskan perkelompok dan diminta mengumpulkan barang berharga kepada fasilitatornya masing-masing seperti Jam Tangan, Hand Phone, Kartu Debit (hmmm mungkin ada yang bawa CC juga, tapi semoga tidak yaa) dan Uang Cash. Weww padahal klo ke gunung aja kita masih perlu bawa uang cash lho buat beli pop mie, minuman dingin atau hangat klo tiba-tiba butuh di tengah perjalanan (jiahhhh). Sementara, ini kita masih ada di peradaban manusia dan selama tiga hari diminta tidak bersahabat dulu dengan mereka. Hiks koq rasanya agak-agak gimana gitu yaa, sedih sih tapi prinsip saya ketika masuk ke dalam sebuah lingkungan Sami’na wa ato’na selama tidak ada pelanggaran terhadap syariat insyaallah saya akan taat.

Setelah itu kami diperintahkan memasuki Aula untuk acara pembukaan. Selain pihak Kampus ada juga 2 orang TNI-AD berpangkat Praka (Prajurit Kepala) yang memperkenalkan diri dan menginformasikan akan membimbing kedisiplinan kami selama UU Camp. Wuih seneng dong..bakal seru nih camp..walau yaa..public speaking si Bapak tidak terlalu baik (hehe peace). Tapi ahhh…kecewa..ternyata si Bapak TNI-AD hanya hadir di jam makan siang hari ini saja.



Menurut saya sih biasa aja yaa gaya makan ala tantara yang diperkenalkan kepada kami. Hanya laporan makan secara militer kemudian diminta menghabiskan makanan dengan waktu singkat, disuruh tukar makanan, dan menghabiskan makanan yang tersisa. Iya sih saya nggak ikut proses tsb karena sedang berpuasa, tapi yaa klo saya sedang ikut pun gak masalah, jadi heran kenapa banyak yang ngeluh dan mereka sih katanya LAKI..what? LAKI? LAKI kok baru gitu aja ngeluh..zzzzzz. Banyak pelajaran lho yang bisa di dapat dari gaya makan ala tantara tsb, yakni menghidupkan jiwa korsa. menambah kedisiplinan, efisiensi waktu, dan ujian kesabaran hihi.

Cerita tentang suasana makan siang tsb kami lakukan setelah Shalat Dzuhur yang kemudian disambung materi "Fiqh Muamalah" oleh Ust. M. Zein. Namun sayang materi yang ketjeh abis tsb baru bisa beliau sampaikan sekitar pukul 14:30 wib (belakangan baru diketahui karena ada kemacetan di depan TBN), sehingga sempat terpotong Shalat Ashar. Selain itu, yang disayangkan pula karena posisi duduk kami yang seperti shaf shalat (ikhwan didepan akhwat dibelakangnya) membuat kami para akhwat tidak leluasa menyimak materi.

Materi yang Ust. M. Zein sampaikan antara lain: Segala sesuatu pada prinsipnya boleh sampai ada dalil yang mengharamkan; Allah halalkan jual beli dan haramkan riba (Q.S. 2:275); Bisnis online jika tidak ada unsur riba, tidak ada yang di zhalimi maka diperbolehkan; Beda riba dengan halal dapat dilihat dari sesi akadnya. Dsb.

Setelah materi Fiqh Muamalah, kemudian kami dibagi menjadi 2 bagian untuk menyimak materi make over. Ikhwan tetap berada di aula utama, sementara akhwat menuju aula dekat kolam renang. Materi ini dibawakan oleh Miss Ly dengan judul "Ladies Personal Care".



Isi materi yang beliau sampaikan salah satunya adalah tentang bagaimana menjaga kebersihan dan kesehatan sebagai bentuk syukur, antara lain dengan: Menjaga pola makan dan minum; Menjaga kebersihan; Mandi; Menjaga kebersihan mulut dan gigi; Merawat rambut; Tidak tabarruj dan berlebihan dalam berhias.

Tiba saatnya untuk maghrib dan....dinnerrrrrrrr…yee alhamdulillah. Btw panitia seperti bingung antara ada atau tidak-nya ta’jil, ya sudahlah gak terlalu penting juga buat saya, ada air mineral segelas sudah cukup (Alhamdulillah), tapi kalau ada lebih ya nggak nola-klah hehehe. Untuk dinner pertama ini ekspektasi saya dan teman-teman terrrrrrlalu tinggi…eaaaaa...karena ketika kami datang ke tempat makan sudah tersedia prasmanan, yang kami kira disediakan untuk kami..hihi ternyata salah saudara-saudara..itu buat santri.. kita mah alhamdulillah tetap makan nasi bungkus dengan satu jenis sayur dan satu jenis lauk (mantapz, teladan sahabat Umar ini!).

Selain itu, panitia juga menyiapkan teh manis hangat yang sepertinya memang disediakan untuk yang berbuka puasa, namun mungkin karena koordinasi yang kurang baik justru kebanyakan yang ambil malah yang tidak berpuasa. Tapi sih klo saya kebagian, kebetulan dapat sisa-an (hahaha coz gak ada yang mau ambil lagi sepertinya)..karena setelah teman-teman lainnya selesai dan keadaan tenang barulah saya, Boss Rahayu dan Boss Farida ambil makanan dan minumannya. Alhamdulillah kami makan malam dengan tenang dan khusyu.




Kemudian kami kembali lagi ke villa untuk bersih-bersih dan persiapan shalat Isya juga menerima materi dari Mr. Joss. Isi materi yang beliau sampaikan antara lain: Ikhlas itu berkualitas, ikhlas dan berkualitas pasti berbalas; Belajar disiplin waktu dimulai dari Shalat Subuh; Hargai setiap waktu yang kita miliki jangan sampai terbuang percuma. Materi yang beliau sampaikan saat ini saya yakin banyak yang merasa jleb termasuk saya, tapi terutama ikhwannya sepertinya karena beliau lebih menitikberatkan memang bagaimana seharusnya menjadi seorang Ikhwan--seorang Laki.
Setelah materi Mr. Joss dilanjutkan sharing masing-masing kelompok dengan fasilitatornya dan kemudian pembuatan yel-yel kelompok. Berikut yel-yel kelompok yang berhasil kami buat di injury time:

Yel-Yel Umar ‘40
#
Misi-permisi kami mau lewaat
Umar ’40 mo jadi pengusaha
100 Juta kecil
1 Milyar kurang
1 Trilyun itu yang kami kejar
#
Umar Usman >>> JAYA
Umar Usman >>> JAYA
Umar Usman – Umar Usman >>> JAYA-JAYA
#
Siapa kita ???
Biasa-biasa saja tapi MANTAP >>> YESS!!!
#
UMAR ‘40
S_O_L_I_D >>> SOLID

Kami-pun kemudian kembali ke kamar masing-masing menuju pulau kapuk dengan berbagai keseruan ribut sebelum tidur..haha..skip-skip..kalau nggak rempong bukan akhwat namanya..bukan wanita..eaaa.

26 September 2017



Dibangunkan oleh para fasilitator sekitar pukul 03:30 wib sepertinya, kami bersiap untuk ke Aula shalat Tahajud, Subuh dan Murajaah surat Ar-Rahman. Setelahnya kembali ke Villa untuk persiapan Outbond. Yang uniknya ada sesi pengujian kostum Outbond oleh para fasilitator, terutama bagi yang tidak menggunakan rok ataupun rok-celana, dan…nggak sedikit yang ‘ngedumel’ tapi alhamdulillah tetap sami’na waato’na. Jadi, kalau dirasa celana dan atau bajunya ‘ngepass’ ataupun ‘ngetat’ di badan yaa disuruh ganti (serius gw suka gaya loe fasil..TOP!)

Dalam outbond kami bersaing dengan semua kelompok, tapi kami diistilahkan memiliki saingan abadi selama Outbond, yakni kelompok Umar 39 yang kalau tidak salah diketuai oleh Boss Ino. Jenis permainan Outbond yang kami lakukan antara lain:

Blind Walk ~
Spider Web ~
Dance Stick ~
The Robots ~
Water Transfer ~
Get a Target ~
Where my position ~
Water bomb ~

Prinsipnya semua permainan outbond kelompok itu sama, yakni mengenal masing-masing karakter anggota tim, menumbuhkan rasa persaudaraan dan kerjasama, menimbulkan rasa kepercayaan dan kepekaan, membangkitkan daya juang dan semangat rela berkorban.

Dari semua permainan kelompok yang kami lakukan The Robots adalah juaranya. Benar-benar semua kebermanfaatan permainan seperti yang saya sebutkan dalam paragraf sebelumnya terasa didada. Love U all guys coz Allah..yeah kita memang tidak kompak..tapi kita SOLID..Umar ’40.



Selepas Outbond kami rapi-rapi bersih-bersih untuk persiapan Dzuhur dan materi singkat tapi jleb (lagi) dari Mr. Joss, diantara point-point pentingnya yang teringat antara lain: Untuk akhwat jika ingin membuat produk, buatlah yang berbasis keakhwatan dan berbasis rumah; Jika akhwat sudah berusaha berbisnis namun tidak berhasil, yaa sudah tidak perlu ‘ngoyo’, selama belum menikah seorang akhwat masih dalam tangungan bapaknya tanggungan orang tua dan mahromnya, sementara jika sudah menikah maka kan berpindah kepada suaminya; Ikhwan harusnya bersyukur jika memiliki istri matre karena itu sebagai cambukan agar kalian dapat lebih giat berbisnis dan berdo’a.

Materi berikutnya dilanjutkan oleh Mr.Wendi Abdillah dengan judul “Hypnoselling I Believe”. Antara lain membahas mengenai: Kenapa produk kita tidak laku?; Teknik Pacing (posisi duduk, intonasi, konten); 7 effects (time, position, dress, partner, yes, wow, don’t); Merubah penolakan jadi pemasukan; dan Pre Closed Question.

Setelah kedua materi tsb dilanjutkan dengan Shalat Ashar, membahas performance batch #5, bersih-bersih dan kemudian lanjut Shalat Maghrib yang dijamak dengan Shalat Isya (Akhirnya memutuskan menjamak Shalat terutama karena ketidaktersediaan air bersih). Kegiatan selanjutnya kami dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok yang pertama bermain games simulator bisnis dan kelompok yang kedua menonton film inpiratif pengusaha “JOY”



Film “JOY” ini asli keren abis terlepas dari di sensornya beberapa adegan yang menurut pihak Kampus tidak relevan untuk ditampilkan. Menceritakan tentang JOY seorang single mother yang harus membesarkan kedua anaknya dan juga ‘mengasuh’ ibu kandungnya, suami yang telah diceraikannya, dan ayah-nya yang juga telah bercerai dari ibunya.

Bermodal krayon anaknya, JOY merancang desain kain pel-nya yang inovatif “Miracle Mop”. Inovatif-nya karena kain pel tsb bisa digunakan tanpa perlu memeras dengan tangan dan apabila kotor, untuk membersihkannya cukup kain pel-nya di copot dari gagangnya dan dimasukkan ke dalam mesin cuci. Praktis!

Poin pentingnya adalah perjuangan jatuh-bangun-nya JOY melakukan produksi dan pemasaran produknya, hutang yang bertumpuk, bahkan sebuah pengkhianatan. Hingga pada akhirnya dengan segala ketekunan, kecerdasan, dan kesabarannya dia mampu bangkit dan menggapai tangga kesuksesan serta sebagai pembawa kesuksesan juga pada orang lain disekitarnya.

Sementara untuk Simulator Bisnis sebenarnya saya cukup paham alurnya, hanya saja otak saya kok rasanya tiba-tiba melamban saat itu untuk dipaksa berfikir (hah alasan!). Jadilah saya sebagai penonton yang baik. Astaghfirullah…ckckckck.. Tapi tetap dong ada pembelajaran yang dapat saya ambil, terkait kerja sama tim pastinya, penempatan dan pendelegasian yang tepat, perhitungkan terhadap segala macam kemungkinan, tidak menempatkan harta di satu tempat, dan miliki hubungan baik dengan setiap orang, lembaga, ataupun perusahaan.



Kami-pun kemudian dikumpulkan kembali dalam satu ruangan…dan persidangan percydukan-pun dimulai, beberapa tertangkap tangan dan terdeteksi merokok yang ancamannya adalah SP 2 (Keren nih peraturan! Dan semoga ini benar-benar konsisten dijalankan oleh pihak Kampus).

Miris??? pastilah..Ternyata banyak sekali banci disini. Maafkan kalau diksi yang saya pilih kasar, karena saya sangat-sangat-sangat-amat sangat benci yang namanya rokok. Bagi saya pribadi mereka yang merokok tidak ubahnya seorang BANCI. Kalau mereka saja tidak sayang sama diri sendiri, bagaimana mereka mau sayang dengan anak dan istri. So ladies, sebelum kau putuskan terima pinangan seseorang pastikan bahwa dia sudah bersih dari hal-hal negatif seperti rokok, minuman keras, dan judi. Baiknya pilih yang mampu jaga Shalat Subuh-nya di masjid, kalau yang ini saja sudah mampu dia jaga apalagi untuk menjaga diri dan anak kalian nanti..eaaaaa…(Lahh jadi ngalor-ngidul pembahasannya saking gemesnya).

27 September 2017

Rasanya sudah lewat pukul 00:00 wib ketika kami masih berada di Aula dan menunggu kejujuran teman-teman batch #5 yang tercyduk merokok (huwaaa rasa-nya kok kesel yaa hari gini masih ada yang doyan rokok, situ banci hah hah hah???). Dan ternyata jumlahnya..entahlah..mata saya sudah 5 watt..yang jelas satu shaf selebar aula terpenuhi oleh mereka. Hingga akhirnya sekitar pukul 01.30 wib (info dari salah satu fasil) kami baru dipersilahkan kembali ke kamar untuk beristirahat.

Bisa tidur? Harus bisa..yaa minimal merem-lah secara ini bagian bawah mata yang memang sudah hitam bisa-bisa tambah lagi dah panda-nya esok pagi. Klo nggak salah karena kekecewaan fasil dan tim akademik kami akhirnya diminta mandiri oleh mereka sampai kegiatan sarapan esok hari. Boss Rahayu dititipi sebuah jam tangan untuk mengatur gerak langkah kami mengikuti rundown yang ada.

Pukul 03:30 wib kami bangun dan bersiap ke Aula untuk Tahajud, Tilawah, dan shalat Subuh, ada juga yang sebagian sudah mandi. Sampai di Aula hampir jam 04:00 wib..dan Ikhwannya musti di ‘gedor-gedor’ dulu untuk bangkit salah satunya agar bisa jadi Imam. Kalau diamati, sepertinya mereka tengah nunggu Boss Mukhlis (suaminya Boss Lusi) yang jadi Imam, makanya pada nggak ada yang maju tapi alhamdulillah setelah menunggu beberapa menit akhirnya ada yang maju juga.

Berada di shaf akhwat tentunya saya tidak mengetahui pasti Boss siapa yang jadi Imam, meski belum sebaik Boss Mukhlis dari sisi tahsin dan tajwidnya tapi keberaniannya maju sebagai Imam patut diberikan apresiasi tersendiri, karena saya yakin banyak yang lebih fasih dari beliau..tapi..tapi..yaa gitu deh yaa…(silahkan disimpulkan sendiri)

Setelah Tahajud, Subuh dan Tilawah..mata benar-benar tak bersahabat. Di pimpin oleh Boss Rofi, dia memandu teman-teman untuk persiapan performance batch #5 sore nanti. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bersih-bersih, olahraga, sarapan, dan games business challenge, nah ini yang paling ditunggu-tunggu oleh semua sepertinya.



Masing-masing kelompok dibagi menjadi 3 kelompok kecil. Begitupun dengan kelompok kami Umar ’40. Kelompok pertama ada Boss Ilham, Boss Fadli, Boss Rozi, dan Boss Widy. Kelompok kedua ada Boss Ihsan, Boss Said, Boss Rahayu dan saya. Kelompok ketiga ada Boss Munir, Boss Firas, Boss Fai, dan Boss Dewi. Dengan menaiki angkot dan ‘kalemnya’ kami semua ketika berada didalamnya tanpa terasa kami sudah berada di lokasi sekitar Pasar Cipanas..hahaha dimana ini..belum pernah kesini sama sekali saya..dan setelah berdoa, kami pun memisahkan diri per-kelompok kecil sambil membuat janji pulang ke villa sama-sama lagi (hmmm janjiannya gimana yaa..)

Saya, Boss Rahayu, Boss Ihsan, dan Boss Said kemudian..hmmm..kemudian…haha bingung..mau kemana..yaa sudahlah yaa..jalan aja…jalan terus..yang penting gerak nggak diam..sampai akhirnya kami masuk ke Pasar Cipanas..dan..ternyata itu pasar..masyaallah luar biasa lowongnya haha..dan di luar ternyata tik..tik..tik..hujan mulai turun derasnya..bismillah Yaa Rabb kepojokan sambil shalawat..hiks hiks kali ini saya harus bisa kalahin mental block saya sendiri yang mungkin bagi sebagian orang sesuatu yang simple-sederhana, tapi tidak untuk saya.

Akhirnya saya coba menghampiri mbak-mbak yang sedang berada di sebuah toko untuk bantu jualkan tissunya..dan ternyata di tolak karena dia hanya sebagai penjaga tokonya..ok baiklah..jawaban diterima. Kemudian kami jalan..jalan..dan jalan lagi..sampai akhirnya ada bapak-bapak penjual gorengan yang endess menurut saya, karena besar-besar, bersih, rapi penataannya, dan yang pasti terlihat menggoda selera. Allah yang Maha Menggerakkan Hati, entah bagaimana si Bapak mempercayakan semua barang dagangannya kepada kami untuk dibantu-jualkan dan kami janjikan sekitar Zuhur akan kami kembalikan. Ternyata di sebelah tanpa kami sadari Boss Rahayu sedang melakukan negosiasi juga di Toko Payung.

Deal negosiasi yang terjadi bersamaan akhirnya memisahkan kami untuk menjajakan gorengan dan payung di tengah guyuran hujan yang syahdu, merdu, dan sendu..haiyahh melow sessionnya dimulai. Ahh aku selalu suka dengan hujan…adem..tenang..dingin..dan lembut. Setelah keliling-keliling entah di jalan apa namanya, akhirnya karena keterikatan hati yang sudah terjalin..tsahh…kami saling dipertemukan dan menemukan kembali dengan anggota kelompok yang lain di sebuah SD..dan kami... jualan lagi dong pastinya…Dalam hal ini Boss Rahayu ruarr biasa sabarnya presentasi..limited edition dah pokoknya.



Sampai akhirnya ketika memasuki waktu dzuhur kami bergegas kembali ke pasar mengembalikan barang dagangan kepada si empunya..Hihi profitnya gak seberapa sih kalau dilihat dari nominal, tapi lumayanlah yaa bisa untuk kami berempat pulang dan ditambah membantu kepulangan dua kelompok kecil Umar 40 lainnya, plus jangan lupa sedekahnya guys..jadi yg  tersisa..yaa segitu aja dah pokoknya buat dilaporkan ke kampus…wkwkwkwk. Yang pasti Business Challenge ini benar-benar ruarrrrr biasa, ruarrrrr biasa mengabaikan rasa malu dan yaaa itu sih terutama..huwahhh banget.

Sampai di Kampus kemudian kami Shalat Dzuhur, makan siang dan kembali keAula untuk setiap perwakilan kelompok melaporkan profitnya masing-masing, yang menarik sih waktu ada yang laporan profitnya 1,5 rupiah..wewww usut punya usut penasaran dan kepo, yang dimaksud ternyata Rp 1.500,- eaaa…bisa aja. Ada juga sih yang sampai target. Mantapz!!! Dan moment ini sepertinya harus disudahi ketika memasuki Ashar dan dilanjut dengan materi berikutnya.

Menuju Indonesia Ber-Qur’an” masyaallah mantapz nian judul materinya yang dibawakan oleh Ust. Syaidin. Tapi..tapi..tapi…ngantuk sangat luar biasa..padahal duduknya termasuk di depan dan pinggir tengah lho (posisi favourit), yang ada malah sambil pijet-pijetan sama Boss Farida yang duduk di depan saya dan Boss Ika yang duduk di belakang saya…zzzzzz…jangan di contoh!

Saya baru antusias ketika beliau bahas tentang metode menghapal Qur’an dengan menggunakan metode ritme otak. Weww serupa sepertinya dengan metode yang saya ikuti pelatihannya tanggal 9 September lalu di Hotel Sofyan Inn Tebet. Dan tiba-tiba saya langsung berazzam dalam hati (bukan nazar lho yaa, tapi azzam) semangat jadi pengusaha muslim yang kaya berkah dan berlimpah. Kalau ternyata dalam jangka waktu satu tahun ini belum bisa terpenuhi DNA-nya yuk ahh mondok aja bercinta dengan Al-Qur’an sedalam-dalamnya…….Aamiiinnnnnnn..

Nah..nah..nah..setelah ini acara yang ditunggu-tunggu oleh batch #5 dan para panitia sepertinya. Performance batch #5..asyyyyikkk…dan dari sekian performance yang tampil, jujur saya paling menikmati beatbox yang dibawakan oleh Boss Iqbal dan Boss Ronald..TOP dah!!!



Setelah performance kirain dong yaa akan ada seru-seruan lainnya lagi..tapi saya salah besar ternyata..Kenyataannya ada percydukan lagi..hah lagi??? Ya lagi…et dah..bener-bener banyak yaa Banci di sini..zzzz. Semoga SP2 nya benar-benar diberlakukan dan mereka segera bertobat. OK done! Ooo iya kami juga diminta menandatangani semacam surat komitmen gitu-lah 2 lembar..satu diserahkan ke kampus, satunya lagi kami simpan. Selain itu ada juga pembagian award bulanan..Yeee Boss Rahayu menang..mantapz Boss Barokallah..dan juga Boss-Boss yang lain selamat mempertahankan gelarnya 😉

Tibalah waktu Maghrib dan setelahnya kami packing dan langsung menuju lapangan untuk persiapan pulang dan pengembalian ghanimah haha. Alhamdulillah Hp mati euy..ada powerbank sihh tapi yaa sekarat juga..Sudah yaa cukup sampai disini saja rasanya cerita ini, jangan ditanya bagaimana keadaan saya bersama kelompok Umar ’40 ketika di dalam angkot kembali…zzzz..tetap gokil dan serunya. Sayonara semua 😊

Personal (I)



Semenjak tugas blog dari kampus entah mengapa perlahan jarang buat status di media sosial lain, utamanya FB yang menjadi medsos tertuaku. Alasan utamanya lebih kepada privasi, aku suka media tulisan sebagai ungkapan segala bentuk emosional diri, entah itu bahagia, sedih, kecewa, marah atau lainnya.

Dan menulis di blog ini bagiku lebih privasi, yaa privasi..karena memang sengaja tidak ku share kecuali tentunya kampus, fasilitator, dan teman sekelompok di Umar 40 yang aku yakin mereka juga bukan tipe stalking (kecuali ngintip tugas blog wkwkwk). Privasi juga karena aku gak pernah show off nama lengkapku kecuali di blog ini. Rata-rata mereka hanya tau nama ku Anis Sandi atau Anis N Sandi (medsos) Husna (teman kantor) Nise (teman kuliah) Sina (teman SMAK) Vita (panggilan keluarga) dan Gendis (teman rohis).

Hari ini chat sama seorang teman yang gayanya absurd dan nyeleneh, well dia bilang klo aku tipe yang ketika serius, bercanda, dan ngambek semuanya sama. Komentar yang agak aneh sih yaa menurutku pribadi. Tapi gak berhak juga untuk disalahkan, toh kita nggak akan tau kita itu bagaimana klo orang disekitar kita nggak ngasih komentar ke kita kan?!

Tapi aku lagi mo bahas sedikit:
1. Serius : Nah klo yang ini emang bener, aku emang tipikal orang serius klo emang waktunya serius, dan aku akan bilang "aku mo ngomong serius..." (hmpf koq jadi meragukan yaa keseriusannha)
2. Bercanda : Seserius-seriusnya aku, aku lebih suka suasana yang cair dan gak monoton, meski aku nggak bisa stand up dan kadang garing, tapiii koq yaa mereka malah jadi pada ketawa..zzzz krik
3. Ngambek : Nah ini yang absurdnya, perasaan kita nggak pernah ada masalah soo ngapain juga harus ngambek, aku cuma bakal 'ngeliatin' sikap ngambek sama orang yang sudah aku percaya. Selebihnya jaga image dikitlah..hehehe..

Lebih lanjut komennya bilang klo aku susah ketebak orangnya. Wahh menarik nih, entah kenapa kalau sudah mengarah ke pembahasan terkait ilmu kepribadian aku jadi suka (hmmm mungkinkah salah pilih jurusan) sampai akhirnya penasaran dan nemu kuis di google tentang seberapa sulitnya kita ditebak.

Hahaha dan hasilnya jreng jreng 99% saya sulit ditebak...eaaa...tau gitu sekalian ikut casting film atau jadi pemain bola aja yaa...:D
Btw makasih lho teman infonya, jadi tambah referensi buat kedepannya bagaimana harus bersikap sama sekitar. Walau masih nggak percaya juga sih sama hasilnya :v

Karena klo bagi orang yang sudah kenal dekat mereka pasti kan bilang klo aku tipikal yang ekspresif, dan klo misal bohong atau nyembunyiin sesuatu pasti bakal ketahuan. So keep Istiqomah and stay classy!

coretananissandi
        ~290917~