Rasanya tidak berlebihan jika Kampus Umar Usman layak disebut sebagai
Kampus Bisnis pilihan dan terbaik. Dengan jargon andalannya “Kuliah 1 Tahun Jadi Pengusaha”! Hmmm mudah yaa nampaknya jadi pengusaha, hanya butuh waktu satu tahun?! Tapi, yakin semudah itu?! Bisa..Insyaallah bisa..selama tetap ikhtiar, jaga resolusi langitnya dan jangan "GO-BLOCK"...wihh kata-katanya :D
By the way kata “GO-BLOCK”
dalam Bahasa Indonesia bisa kita plesetkan atau kita baca “GOBLOK”, yang merupakan salah satu kosa
kata dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) yang bermakna “Bodoh Sekali”. Pertanyaan yang kemungkinan timbul adalah..“GOBLOK” yang dimaksud seperti apa?
Yuk dibahas sedikit penjabarannya:
“GOBLOK” apabila
ternyata setelah kuliah 1 tahun di Kampus Umar Usman kita tidak menjadi
pengusaha, dan kemudian menyalahkan tim manajemen, tim akademik, dan juga para
dosen di kampus. Please hindari mencari kambing hitam atas derita pribadi...eaaaaaa.
“GOBLOK” jika kita
membayangkan yang indah-indahnya saja “Bisnis jalan pebisnisnya jalan-jalan”. Huwaaaa pengen...Sabar Boss semua akan indah pada waktunya, seperti yang sudah disinggung sebelumnya tergantung ikhtiar dan resolusi
langit yang kita jalankan.
Sementara, untuk makna yang lain jika
kata “GO-BLOCK” kita coba transliterasi per-kata-nya dalam Bahasa Indonesia. Go
bisa berarti Usaha dan Block bisa berarti Menghalangi. Pemaknaan lebih luasnya adalah
suatu usaha yang bertujuan untuk menghalangi. Widihhh menghalangi dari apa? Menghalangi, membatasi, ataupun menolak informasi dan pengetahuan-pengetahuan baru yang datang kepada kita.
Sementara dalam proses pembelajaran apalagi jika kita sebagai mahasiswa, sebaiknya jadilah seperti cangkir kosong jadilah pembelajar sejati. Hingga tiba saatnya nanti kita menjadi teko berisi, sang pengajar sejati yang juga masih akan terus belajar”.
Sementara dalam proses pembelajaran apalagi jika kita sebagai mahasiswa, sebaiknya jadilah seperti cangkir kosong jadilah pembelajar sejati. Hingga tiba saatnya nanti kita menjadi teko berisi, sang pengajar sejati yang juga masih akan terus belajar”.
Nah, agar kita tidak menjadi mahasiswa yang “GO-BLOCK” di Kampus Bisnis Umar Usman para pemateri di pekan kedua ini memberikan ilmu-ilmu terbaiknya. Berikut resumenya yang semoga bisa menjadi manfaat dan
pembelajaran terbaik bagi kita semua.
Bismillahirrahmaanirrahiim…
Jujur, saya
sebelumnya tidak tahu apalagi mencoba minuman dari Raja Cendol. Saya baru
mengetahui tentang Raja Cendol ketika saya mencari informasi mengenai Kampus
Umar Usman untuk mendaftar dan menemukan infonya di blog para mahasiswa sebelumnya. Karena
memang di sekitaran wilayah tempat saya tinggal, di mall-mall sekitar maupun
tempat kerja saya sebelumnya tidak ada yang menjual (hmmm mungkin juga karena saya
yang mainnya kurang jauh). Tidak penting sih saya tahu atau tidak tentang Raja
Cendol, tapi menjadi penting ketika saya berpikir “bisa nih saya join untuk franchise-nya” (eaaa mulai berpikir
peluang). Tapi masalahnya belum ada uangnya :D
Pembawaan beliau
yang atraktif dan komunikatif menjadi daya tarik tersendiri selain kisah di
balik perjuangan seorang Danu Shofwan merintis usaha Raja Cendolnya. Kreatif
menjadi salah satu kepastian kunci suksesnya, karena semua variasi cendolnya bisa
dibilang memiliki nama yang absurd dan
membuat otak kita berpikir kemudian tertawa nyengir…hah koq bisa..
Bahkan materi
bisnis yang beliau sampaikan-pun tidak kalah absurd-nya, seperti misalnya ketika beliau sampaikan tentang..
Jika mau sukses
harus dimulai dari mana?
Kloset ` Kalo
boleh buka mindset `
Kupret ` Kudu pake
riset `
Jambret ` Jangan
lambret ‘
Matrikulasi Hari Keempat ~ Character for Business (by: Mr. Hepi Andi Bastoni) ~
Setelah 1 jam menunggu Alhamdulillah akhirnya Mr. Hepi datang juga di sesi kedua hari keempat. Kenapa beliau telat? Kami juga tidak mengetahui alasan pastinya karena tidak diinformasikan baik oleh beliau maupun fasilitator. Namun Alhamdulillah beliau informasikan dalam perjalannannya menuju kampus, beliau berhasil menjual buku terbitannya secara online (semoga bukunya bermanfaat dan menjadi amal jariyah ustadz..). Mencoba berkhusnudzon juga bahwa ketidaktepatan waktunya ada tugas dakwah lain yang lebih penting yang harus beliau selesaikan terlebih dahulu.
Materi yang beliau sharing mengenai Etika Bisnis Rasulullah, meliputi:
1. Memiliki pengetahuan tentang hukum jual beli
2. Jujur dan amanah
3. Menghindari sumpah dengan nama Allah
4. Disiplin waktu
5. Toleransi dan mempermudah customer
6. Berbisnis hanya yang halal
7. Rapi administrasi
8. Silaturahim
9. Banyak beristighfar dan berdoa
10. Membayar zakat dan banyak bersedekah
Setelah 1 jam menunggu Alhamdulillah akhirnya Mr. Hepi datang juga di sesi kedua hari keempat. Kenapa beliau telat? Kami juga tidak mengetahui alasan pastinya karena tidak diinformasikan baik oleh beliau maupun fasilitator. Namun Alhamdulillah beliau informasikan dalam perjalannannya menuju kampus, beliau berhasil menjual buku terbitannya secara online (semoga bukunya bermanfaat dan menjadi amal jariyah ustadz..). Mencoba berkhusnudzon juga bahwa ketidaktepatan waktunya ada tugas dakwah lain yang lebih penting yang harus beliau selesaikan terlebih dahulu.
Materi yang beliau sharing mengenai Etika Bisnis Rasulullah, meliputi:
1. Memiliki pengetahuan tentang hukum jual beli
2. Jujur dan amanah
3. Menghindari sumpah dengan nama Allah
4. Disiplin waktu
5. Toleransi dan mempermudah customer
6. Berbisnis hanya yang halal
7. Rapi administrasi
8. Silaturahim
9. Banyak beristighfar dan berdoa
10. Membayar zakat dan banyak bersedekah
Matrikulasi Hari Kelima ~ Success Story of Culinary Business (by: Mr. Ghufron Syarif) ~
Saya hobi makan
dan orang hobi makan itu biasanya hobi masak, masak sih tapi tetap lihat google
panduannya. Ups! Meski hobi makan tapi saya tidak hobi jajan karena saya harus
jaga berat badan agar tetap ideal (what? Am I sure? Haha not sure!). Jadi,
mungkin karena itu juga saya gak kenal sama jajanan donat yang memiliki brand "Dino Donuts". Hmm Ok! Skip.. please
forgive me, saya rasa saya kurang gahol!
Mr. Ghufron Syarif
adalah ownernya, beliau seorang mantan bankir juga
sama seperti saya. Tapi tentu saja basic
keilmuan dan latar belakang keluarga yang berbeda. Bagi saya beliau sungguh
luar biasa, lahir dari keluarga yang kaya dan berada namun tetap ingin berusaha
menjadi kaya karena usaha dan hasil jerih payah kerja-kerasnya sendiri. Beberapa
kali terjatuh dalam bisnis karena minimnya ilmu tak membuat beliau patah dan
meredup justru semangat semakin berkobar.
Berdasarkan
pengalaman-pengalamannya tersebut, beliau berhasil merumuskan formula bisnisnya
dengan akronim EPIK yakni Evalusi, Perbaiki, Instropeksi, dan Komunikasi. Selain
itu, pesan beliau dalam speech-nya “Jangan takut mulai, Jangan takut rugi memulai bisnis, dan
bisnis yang jalan adalah bisnis yang memberi solusi”.
Matrikulasi Hari Kelima ~ Pengusaha Penghafal Al-Qur’an
(by: Mr. Joss) ~
Reff:
Pada sesi
kali ini Mr. Joss mengajak kita menyanyikan Nasyid yang baru release di batch-5
ini. Serius ini nasyid keren, benar-benar menggetarkan jiwa dan semakin menumbuhkan
kebanggan sebagai seorang Muslim. Berikut liriknya yang langsung dibuat oleh
Mr. Joss sendiri:
*
Pengusaha penghafal Al-Qur'an
Pengusaha penghafal Al-Qur'an
Di dadaku
di penuhi iman
Allah
jadi tujuan Rasul jadi teladan
Al-Qur'an
menjadi panduan
Tilawah
harian tak pernah ditinggalkan
Murajaah
penguat hafalan
Memahami
arti solusi kehidupan
Jadi
kunci kejayaan Islam
Reff:
Pengusaha
penghafal Al-Qur'an
Umar
Usman
Pengusaha
penghafal Al-Qur'an
Umar
Usman
Pengusaha
penghafal Al-Qur'an
Umar Usman
Bersama
Allah raih kemuliaan
------------
------------
Setelah
sesi tersebut, rupanya beliau masih sempat juga menyelipkan sesi muhasabah yang
membuat kami sebagian besar (sepertinya..) menitikkan air mata dan...tissu mana
tissu..hiks-hiks kok nggak ada yang bawa sih...
Hari ini Alhamdulillah
kami kedatangan enam alumni dan calon alumni mahasiswa Kampus Umar Usman dari Batch-1 hingga Batch-4. Mereka sengaja dihadirkan dari lini bisnis yang
berbeda-beda, agar wawasan kita semakin luas serta bisa memilah dan memilih
mana kira-kira bisnis yang sesuai dengan passion
ataupun bisnis yang dapat segera kita jalankan saat ini juga.
Boss AW ~ Bisnis sukses beliau saat ini dengan omset hingga Rp
800.000.000,- perbulan bisa diakses di “mangprangstore.com”. Kurangi tidur, terus
belajar dan praktekkan menjadi kunci suksesnya.
Boss WAN ~ Berdasarkan pengalaman banyaknya bisnis yang dijalani,
beliau berbagi tips agar kita dapat bantu untuk marketing UKM-UKM yang ada di
pinggir-pinggir kota melalui informasi dari DISPERINDAG setempat.
Boss Ayu ~ Untuk sukses kita harus mampu bergaul dengan orang
sukses, diantara tips yang beliau sampaikan diantaranya: Cari orang sukses ada
dimana; Bagaimana cara mereka mau berteman dengan kita; Bagaimana mereka mau
mengajarkan kita; Bagaimana cara mereka mau bekerjasama dengan kita; Bagaimana
cara agar mereka kerja dengan kita.
Boss Salman ~ Setelah 12 bisnis yang dijalani sebelumnya, kacang
mete menjadi fokus bisnis beliau saat ini. Mimpi kita yang jauh fokus kita
sekarang menjadi motto semangat berbisnisnya.
Boss Ari ~ Beliau sukses berbisnis di bidang perbengkelan, bisnis
yang tidak umum dijalankan oleh seorang perempuan. Buat action plan terbaik menjadi rahasia kesuksesannya.
Boss Ve ~ Semangat Ittihad-nya
luar biasa. Manusia tidak ada yang sempurna tapi event harus sempurna kata-kata
indah yang beliau utarakan sebagai seorang leader
dari EO "Oemar Event Planner".
Penyampaian materi
yang WOW menurut saya. Beliau menyampaikan dengan gaya yang bisa dibilang
sedikit “nyeleneh” tapi saya suka, karena mengena, berbobot dan berisi, hanya sayangnya
durasi tidak bekerjasama dengan baiknya.
Materi yang beliau
sampaikan dan saya rasa perlu ada dalam blog ini, yakni mengenai Tujuh Karakter
dan Perilaku Sang Entrepreneur:
1. Mengejar
peluang dan memecahkan masalah dengan keterbatasan yang dimiliki (apapun
kondisinya)
2. Ide,
Bertindak/Memulai dan menuntaskannya
3. Masalah
= Peluang
4. Tahu
mana persepsi, mana esensi!
5. Umur,
kecerdasan, jabatan tertinggi bukan penentu keberhasilan.
6. Fokus
pada penuntasan masalah, bukan teori atau penyebab
7. Flexible, open minded dan adaptive
Di sela-sela
materi beliau yang tampil di slide, ada
kalimat-kalimat yang spontan beliau sampaikan dan menarik untuk saya simpan
antara lain : Jatuh pasti tapi bangun lebih pasti; Jangan terjebak dengan tugas
karena tugas menumbuhkan kedewasaan; Siapkan diri untuk gagal, tapi nanti
bangkit lagi; Saat kamu bingung “You are
on the right track”; Kalau rasa sakit tidak membuatmu meninggal, mungkin
itu adalah obat untukmu.Wihhh tjakep !!!
Terakhir sebelum berakhir
~~~ Mohon maaf jika ada kata dan kalimat yang membuat tersinggung, hanya mencoba untuk jujur meski kadang jujur itu rasanya pahit...eaaaa..peace..keep istiqomah and stay syar'i :)
Terakhir sebelum berakhir
~~~ Mohon maaf jika ada kata dan kalimat yang membuat tersinggung, hanya mencoba untuk jujur meski kadang jujur itu rasanya pahit...eaaaa..peace..keep istiqomah and stay syar'i :)









