Minggu ini adalah pekan ke-3
(tiga) matrikulasi di Kampus Bisnis Umar
Usman. Rasanya waktu berjalan begitu cepat, dan kuliah yang hanya memakan
waktu satu tahun sepertinya akan terasa bagai sebuah kedipan mata.
Tugas blog-pun dengan setia
menanti untuk di garap. Nahhh…Kalau judul blog sebelumnya mengandung unsur kata
GO-BLOCK, pada blog kali ini yang
terpikir kata BE-GO (kaya gak ada
kata lain aja :p). Terjemah bebasnya, Be = menjadi/tetap; dan Go = usaha/kekuatan; yang berarti tetap berusaha.
Ya, tetap berusaha. Mengambil
kesimpulan dari para pemateri bahwa bisnis tak selamanya indah dan lancar jaya.
Tapi akan ada saat dimana kita berada di bawah, merasa tertekan dan belum gerrrr rasanya klo belum pernah ditipu (huhuhu
terdengar horor yaa?)
OK, Let’s say Basmallah please before read..
Bismillahirrahmaanirrahiim…
Ayam Ciamik..hmmm jujur saya
juga tidak kenal dengan brand ini.
Baru pertama kali saya mengetahuinya ketika matrikulasi (mungkin saya
benar-benar kurang gaul yaa hehe). Lepas dari saya kenal brand-nya atau tidak, materi yang Mr. Ari sampaikan cukup menarik
untuk disimak.
DNA – My Dream My Adventure – menjadi yel-yel yang beliau sampaikan
selama materi berlangsung. Dan diantara kutipan kalimat yang beliau sampaikan
diantaranya: Pastikan mimpi kita apa; Pastikan alasan apa kita putuskan jadi
wirausaha; Bisnis itu aset bukan main-main asset; Mimpi itu mudah, action itu perlu tekad dan ilmu perlu
jiwa yang juga harus dibuktikan.
Sementara dalam slide-nya
beliau sampaikan bahwa ada 4 (empat) Tipe Wirausaha yakni: pembangun,
spesialis, oportunis, dan inovatif. Dan dalam bisnis kita harus SMART (specific, measurable, achievable,
rational, timeline)
Materi yang dibawakan Mas
Ippho Santosa kali ini terasa lebih merasuk dalam hati dibanding sebelumnya.
Apalagi kehadiran beliau yang memang tidak terjadwal namun ternyata mengisi
full di jam kedua. WOW it’s amaze.
Terkait strategi bisnis PEO
yang beliau sampaikan, bahwa P (Pooling) bisa dikiaskan dengan
istilah UUD (Ujung-ujungnya data base) yakni pengumpulan sebanyak mungkin data
calon pembeli secara legal. E (Educating) dimaksudkan memberikan
pemahaman kepada konsumen tentang produk yang akan kita jual. O (Offering)
yakni tahapan kita menawarkan produk yang kita jual kepada konsumen.
Lakukan setiap langkahnya secara berurutan dan sempurna tanpa satu terlewat
agar closing segera diraih. Selain
itu, masih panjang penjabaran yang beliau sampaikan. Yang baru akan terasa grrrrrrrr-nya
apabila kita langsung mendengarkan seminarnya (lha jadi semacam endorse hehe).
Setelah sempat sebelumnya Mr.
Joss mengajak kami bermuhasabah di matrikulasi pekan ke-2 (dua), kali ini pun Mas
Ippho Santosa lakukan hal yang sama. Dan kami? Ya setiap kali muhasabah terkait
Why?-nya kami berda disini dan
menyinggung tentang orang tua, pastilah rasa sensitive dan sisi melankolis kami
keluar secara perlahan. Dan tissue? Ya tetap tidak tersedia tissuuuuu (huhuhuhu
hiks).
Matrikulasi Hari Kesembilan ~ Wealth Concept in Islam (by: Mr Nasrullah) ~
Hari kesembilan kami
kedatangan pemateri seorang Ustadz bernama Mr. Nasrullah yang WOW menurut saya,
meski sempat telat kurang lebih 15’ tapi materi yang beliau sampaikan mampu
meluluhlantakkan sedikit kekecewaan sebelumnya. Selain seorang ustadz beliau
juga pengusaha properti dan penulis buku, diantara buku hasil karyanya antara
lain “Magnet Rezeki”, “Rahasia Magnet Rezeki”, dan “Karyawaan juga bisa kaya”.
Beliau sampaikan bahwa
sesungguhnya usaha itu tidak berhubungan dengan rezeki dan perihal takaran
rezeki bisa di lihat di QS. 24 ayat 55 yang artinya “Allah telah menjanjikan
kepada orang-orang diantara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan,
bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah
menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan
bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridhoi. Dan Dia benar-benar mengubah
(keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka
(tetap) menyembah-Ku dengan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi
barang siapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang
yang fasik”
Salah satu jurus yang beliau
ajarkan dari 41 jurus yang ada dalam magnet rezeki adalah mengenai Law of Projection, seperti cara kerja
laptop yang dihubungkan ke proyektor kemudian tampil di layar. Laptop mewakili
pikiran, proyektor mewakili akal, dan layar mewakili nasib. Intinya apapun yang
kita pikirkan haruslah sesuatu yang positif agar ketika diproyeksikan
memunculkan sesuatu yang positif juga.
Alhamdulillah akhirnya
kedatangan lagi pemateri seorang akhwat bernama Miss Kiki, beliau adalah
seorang Financial Partner yang aktif
di channel FB dan Youtube dengan nama
“KikauTalk”, selain itu beliau juga seorang penulis salah satu buku hasil
karyanya adalah “Salihah Mom’s Diary”.
Di awal materinya beliau
mempertanyakan kembali pada kami, “Apa arti bisnis dan uang?’
Yang kemudian dijelaskan oleh
beliau yang intinya, bisnis dan uang adalah cara menuju Allah. Bisnis dan uang
adalah perihal surga dan neraka. Bisnis dan uang bukan semata perihal modal
tapi mental.
Selain itu ada kalimat menarik
yang tampil di slide beliau sbelum materi berakhir,yakni:
If you want
to make your dreams come true…
the first thing
you have to do is wake up!
~~~Tanggal 17 September menjadi
salah satu hari bersejarah bagi Fafilitator kami UU-40 yakni Mr. Rafli bersama
Batch-4 yang lain, karena hari tsb adalah Hari Wisuda mereka. Wisuda bukanlah
akhir dari sebuah perjuangan namun awal dari sebuah perjalanan dengan banyaknya
perjuangan yang siap menghadang. Semoga senantiasa dilimpahi kesehatan, rizki
yang berlimpah dan berkah Mr. Rafli 😉






Tidak ada komentar:
Posting Komentar